Kadishubkomintel: Kita tak Sanggup Tertibkan

Terkait maraknya judi online yang sering menggunakan jasa warnet, Kadishubkomintel  Kota Banda Aceh Muzakir Tulot, saat dikonfirmasi Minggu (20/12) mengatakan, pihaknya telah berupaya maksimal menertibkan warnet. Namun untuk menertibkan situs judi online pihaknya tak punya kewenangan, selain itu karena keterbatasan personel.

Dikatakan, mengenai adanya anak sekolah di warnet, pihaknya bekerja sama dengan Satpol PP, polisi dan KP2TSP telah membuat kesepakatan agar anak-anak dilarang masuk warnet apalagi saat jam belajar. Semua pemilik warnet juga sudah diwanti-wanti untuk mengawasi penggunaan internet yang dilarang seperti situs pornografi dan judi online. Warnet di Banda aceh juga hanya dibenarkan buka hingga pukul 11 malam. “Semua warnet telah kita tertibkan, kita sudah membuat perjanjian dengan pemilik warnet. Namun personel kita terbatas untuk dapat mengawasi puluhan warnet setiap waktu. Kita minta kesadaran pemilik warnet juga untuk bekerja sama mengawasi pengguna warnet agar tak menyalahgunakan jasa internet,” katanya.

Menurut dia,  mereka juga sering menggelar razia khususnya untuk anak-anak sekolah. Namun saat digelar razia, jarang ditemukan anak-anak di warnet tersebut. Seolah mereka main kucing-kucingan dengan anak sekolah.

Mengenai situs online, Muzakir mengaku tak sanggup memblokirnya. Alasannya karena minim tenaga ahli internet. Dia membandingkan, pihak pusat saja kewalahan memblokir situs-situs judi online. Konon lagi di daerah yang personelnya sedikit dan minim sumber daya yang dimiliki. Menurut dia,  situs dimaksud dilakoni oleh pihak-pihak luar yang profesional. Sehari diblokir, besoknya akan ada ratusan situs serupa yang muncul. Menurutnya polisi lebih berwenang menangani  pemblokiran ini.

“Terus terang kita tak sanggup menertibkan situs judi online itu. Kita hanya mampu meminimalisir penyalahgunaan internet dengan menertibkan warnet. Terlebih situs itu juga bisa dibuka melalui laptop pribadi dan handphone android. Kita berharap kesadaran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan jika ada anak-anak yang masuk warnet. Warga sekitar berhak menegur dan harus proaktif melaporkan ke kita,” katanya.

Ditambahkan, mengenai judi online, ia berharap para orantua lebih intens mengawasi perilaku anaknya baik di luar maupun di rumah. Judi online saat ini cukup mudah diakses darimana saja asal terkoneksi dengan internet.“Ini menyangkut moral masyarakat, harus dimulai dari dasar akidah untuk tak terjerumus kepada perilaku berjudi. Untuk itu pengawasan orangtua sangat diperlukan dan membina anak untuk berakhlak. Karena kalau sudah terjerumus kepada judi, apa saja dapat dijudikan,” katanya

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2016/01/03/kadishubkomintel-kita-tak-sanggup-tertibkan

Informasi Terkait : http://www.sare.or.id/judi-online/

Author's Name

www.sare.or.id

Leave a comment