Judi Online Marak di Aceh

Seiring perkembangan teknologi, pola perjudian juga kian berkembang via internet. Tak ayal warga Aceh juga memanfaatkan kesempatan ini untuk ikut berjudi secara online melalui situs tertentu. Para bandar yang merupakan pemilik atau pengelola situs judi online ini menjanjikan hadiah taruhan tak terhingga mulai Rp 100 ribu hingga ratusan juta rupiah. Judi online tersebut kini juga mulai digrandrungi anak-anak. Siapa yang seharusnya mengawasi?

Penelusuran Serambi ada puluhan situs penyedia judi online di internet. Situs yang konon berpusat di Cina dan sejumlah negara Eropa ini terang-terangan membuka pendaftaran bagi siapa saja yang ingin bergabung. Warga bisa mendaftarkan diri di warung internet (warnet), laptop, bahkan kali ini judi online dipermudah dengan kehadiran gadget dengan fasilitas android. Situs ini cukup mudah diakses dengan perangkat android maupun iOS iPhone.

Pada sejumlah situs yang coba Serambi telusuri, judi online ini menyediakan sejumlah konten atau objek yang dapat dijudikan. Ada pacuan kuda yang disiarkan secara online via live streaming. Warga yang ingin bertaruh bisa menebak siapa pemenang pacu yang sedang atau akan berlangsung. Juga ada kasino seperti dadu, poker, dan joker. Pada konten ini, si pemasang bisa bermain langsung secara online dan bersaing dengan pemain lainnya yang juga ikut secara online. Sementara pengelola situs bertindak sebagai bandar. Selain itu, juga ada judi sabung ayam, sebagaimana halnya pacuan kuda.

Kemudian ada pertandingan bola voli, bola basket, dan sepak bola. Khusus untuk olahraga ini, pantauan Serambi di Banda Aceh, sepak bola merupakan judi yang paling digemari. Sejumlah warnet terlihat banyak pengunjung yang membicarakan pertandingan bola pada sejumlah liga yang akan bertanding. Penelusuran Serambi, selain mahasiswa, para pemuda yang sudah punya penghasilan tetap dan pegawai negeri sipil yang bekerja pada sejumlah institusi di Banda Aceh ini banyak yang menghabiskan waktu dengan berjudi online. Sebagiannya lagi bahkan siswa SMA.

Berdasarkan pengakuan Agam (nama samaran) yang sering ikut bertaruh secara online, judi online ini menjanjikan hadiah yang cukup menggiurkan. Awalnya dia mulai tertarik main berdasar info dari rekannya. Rekannya ini selalu membicarakan pemenang bola yang disiarkan live di televisi. Terkadang ia berhasil menang sehingga memperoleh hadiah fantastis. Hadiah dikirim langsung ke rekening bank pemasang. Tak tanggung-tanggung, uang belasan juta dia terima.

“Kalau kenak biasanya kami diajak makan-makan dan minum di warung sepuasnya. Uang yang didapat dari kemenangan judi sangat banyak, jadi tak seberapa yang habis untuk mengajak rekan-rekan pesta makan walau dengan menu yang mahal,” kata Agam.

Dikatakan, melihat kemewahan temannya yang punya banyak uang, Agam juga mulai tertarik dan mendaftar untuk dapat ikut langsung dalam perhelatan haram itu. Dia juga mengaku tertarik menebak pertandingan bola. Pasalnya, selain banyak klub yang ia kenal, ia juga hobi menonton bola. Jadi, dia menonton tayangan favorit sambil menunggu keberuntungan. Menurut dia, suasana menonton akan lebih seru jika klub andalannya ikut dipertaruhkan.

“Sistem taruhannya cukup banyak dan bisa dilakukan saat bola belum berlangsung atau saatsedang berlangsung. Jadi, kita bisa memprediksi tim yang menang walau kita tak sempat menonton. Nanti daftar pemenang akan tertera di si situs itu. Jika semua tebakan menang, kita tinggal cek rekening. Walau situs ini situs judi, penyedia taruhan tak pernah bohong. Jika kita memang menang, maka uang tetap dikirim sesuai jumlah yang dijanjikan,” katanya.

Dijelaskan, sistem judi pada pertandingan bola terbilang seru karena banyak pilihan untuk ditebak. Ada tebak skor pertandingan. Dalam sistem ini pemasang tinggal menebak berapa skor pertandingan dalam sebuah pertandingan. Kemudian ada tebak pemenang. Pada model ini pemasang bisa menebak pemenang antara dua tim yang bertanding. Pertandingan yang harus ditebak minimal lima pertandingan dan maksimal 15 pertandingan.

Bedanya, makin sedikit klub yang bertanding, jumlah hadiah makin sedikit, karena peluang menang cukup besar. Sementara untuk tujuh, sepuluh, hingga 15 pertandingan, jumlah hadiah cukup fantastis, walau hanya memasang Rp 50 ribu. Jika semua tebakan benar hadiahnya bisa capai 15-20 juta. Ini juga tergantung berapa kelipatan yang dicantumkan saat memasang. Bayangkan jika sang pemasang berani memasang hingga nominal Rp 1 juta, kemudian tebakannya benar semua, uang ratusan juta mengalir ke rekening. Memang pada tebakan ini peluang menang tipis, tapi lagi-lagi hadiahnya woow. Inilah yang membuat para anak muda tergiur walau mereka tak sadar telah melakukan perbuatan dosa secara agama dan melanggar hukum.

Menurut Agam, selain tebak pertandingan, juga ada sistem tebak yang mudah yakni berapa kali terjadi tendangan sudut dalam sebuah pertandingan. Juga ada tebak jumlah goal dalam sebuah pertandingan. Dalam sistem ini, pemasang tinggal menebak berapa jumlah goal dalam pertandingan itu, yakni jumlah goal yang diciptakan dua klub, apakah ganjil atau genap.

Saat ditanya sudah berapa kali Agam pernah menang, dia menjawab sudah lebih dari sepuluh kali. Dia sering menang Rp 500 ribu hingga sejuta, karena hanya memasang taruhan Rp 30 ribu hingga 50 ribu. Ini dia lakukan sepekan sekali jika merasa tebakannya akan jitu.

“Tapi saya pernah juga menang sekali hingga Rp 15 juta. Saat itu saya memasang Rp 150 ribu. Saat itu saya menebak sepuluh klub yang bertanding. Kebetulan semua tebakan saya benar, semua klub yang saya tebak menang memang menang. Tapi sekarang sudah jarang menang sebanyak itu, paling 500 ribu,” katanya sambil tertawa.

Dalam judi online ini, penyedia situs sangat optimal melibatkan semua pertandingan di seluruh dunia untuk dipertaruhkan. Bahkan semua liga tingkat internasional maupun Eropa dicantumkan dalam pilihan taruhan dalam situs-situs itu.

Pantauan Serambi, judi online ini sangat terbuka dan siapa saja dapat mendaftarkan diri dengan mudah baik di internet, laptop maupun perangkat android. Pihak berwenang beberapa kali sempat memblokir situs ini, namun keesokan harinya akan muncul kembali situs serupa walau dengan nama sedikit berbeda. Diduga kuat sistem ini dimainkan oleh ahli teknologi yang sangat profesional sehingga sangat sukar diberantas. Oleh sebab itu, para pemasang juga tak merasa khawatir untuk mendaftar kembali. Apalagi situs ini tak pernah ingkar memberikan hadiah.

Sayangnya sejumlah anak muda bahkan di usia sekolah juga ikut perjudian ini. Teknologi yang berkembang saat ini memang sudah sangat kebablasan. Pemerintah pusat bahkan kewalahan memblokir situs-situs judi online ini. Harapan kita hanya pengawasan orangtua dan kesadaran diri sendiri yang dapat menghentikan perilaku negatif ini.

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2016/01/03/judi-online-marak-di-aceh

Leave a comment